Sunday, 17 February 2013

Perempuan, Cinta, Seks dan Kehidupan #1


Sudah sekian kali saya melihat media yang memaparkan tentang kasus pemerkosaan terhadap perempuan. Dari tindak pemerkosaan di dalam kendaraan umum hingga bahkan yang terjadi pada ikatan keluarga. Taruhannya bukan hanya mahkota yang hilang. Tak jarang nyawa korban pemerkosaan ini  turut terenggut.

Mahkota yang hilang karena tindak pemerkosaan tentu akan menjadi ketakutan tersendiri bagi korban. Akibatnya, banyak dari mereka yang menjadi seseorang yang anti sosial karena tidak ada rasa kepercayaan diri untuk bergaul. Barangkali takut dicaci dan merasa terlalu kotor sehingga di pikirannya ia tidak pantas untuk memiliki teman. Ada pula yang malah menceburkan diri sebagai Pelayan Seks karena beranggapan kalau sudah kotor ya sekalian saja kotor-kotoran. Dan tidak sedikit dari mereka yang nekat mengakhiri hidup karena terlalu depresi.

Untuk apa saya hidup kalau kehormatan saya telah terenggut...

Tiada yang lebih bejat selain lelaki yang menjadi pelaku pemerkosaan

Di lain sisi ada banyak perempuan yang mengobral mahkota kepada kekasih yang belum diresmikannya. Tidak jarang mereka kebablasan. Hamil dan resiko penyakit menular telah banyak dijumpai pada sejumlah perempuan. Bagaimana jika itu terjadi pada seorang perempuan di bawah umur? Mau dibawa kemana masa depan mereka?

Banyak yang bilang...

Perempuan yang hamil di luar nikah itu MURAHAN!
Perempuan  yang pernah diperkosa itu MURAHAN!
Perempuan yang sering berzina dengan pacar itu MURAHAN!
Dasar Perempuan MURAHAN!

Ketakutan tentu saja akan terus menghantui perempuan yang terjebak di dalam cinta yang semu dan kebejatan lelaki.

Jarang sekali saya mendengar ada yang berteriak, “Dasar laki-laki murahan!”. Saya malah lebih sering mendengar teriakan, “Dasar perempuan murahan!” di dalam sinetron yang pernah saya tonton atau tetangga yang sedang memarahi anak perempuannya. Mengapa lebih sering perempuan yang dikatakan murahan? Apakah karena laki-laki itu makhluk yang mahal? Atau karena umpatan BAJINGAN untuk lelaki lebih pantas daripada MURAHAN? Memang apa bedanya BAJINGAN dan MURAHAN?

Saya rasa perempuan dan lelaki itu sama. Sudah sepantasnya menjadi seorang hamba Tuhan yang menjauhi segala laranganNya. Termasuk larangan dalam menikmati sesuatu yang belum menjadi hak milik mereka. Contohnya ketika sepasang kekasih asyik memadu kasih hingga di luar batas, walaupun sebenarnya mereka tahu masing-masing belum memiliki hak untuk menikmatinya. Apalagi jika tidak ada tindak pertanggungjawaban. Mau diletakkan dimana si kehormatan? Di selangkangan?

Tidak usah takut, karena Tuhan pasti akan selalu menyertaimu.

Pada akhir zaman ini memang begitu sulit bagi sebagian pasangan non-resmi untuk menjauhi kenikmatan sesaat itu. Sudah tidak tabu lagi bahwa seks adalah salah satu bumbu dalam menjalin kasih. Seks tidak melulu membahas soal selangkangan. Seks juga dapat disimbolkan dengan sebuah kecupan, ciuman, ‘pegang-pegangan’, dan sebagainya. Disadari atau tidak mungkin kita sendiri pernah menjadi pelakunya. Tidak jarang ada yang merasa ketagihan. Namun ada pula yang merasa dirugikan, terutama kaum perempuan.

Mereka bilang...

Dan pada akhirnya saya menangis jika mengingat masa-masa itu. Terlalu banyak dosa yang telah kami lakukan dan hingga kini masih membekas di dalam ingatan saya....

SIALAN! BANGSAT LO! UDAH GUE KASI SEGALANYA MALAH PERGI! ANJING!

Ternyata enak juga ya, tapi kalo inget dosa gue jadi gimana gitu...

*bersambung*


23 comments:

  1. Naudzubillah... Semoga kita dijauhkan dr hal2 buruk&selalu dalam lindungan Allah SWT

    ReplyDelete
  2. semoga gue dan kita tetep dalam lindungan allah ta'allah. aamiin :)

    ReplyDelete
  3. gue suka banget pemikiran "kenapa laki2 ga pernah dibilang murahan? apa karena mereka itu mahal?" hehehe. dlm penelitian, laki2 memperkosa karena ingin mnujukan 'power' dan 'kekuasaan' mereka atas perempuan lho kak Pina. Karena ini kmdian ada hbungannya dengan budaya patriarki di kita, maka selain ngehukum pelaku, mengubah paradigma masyarakat juga penting sih gue rasa.

    ReplyDelete
  4. menurut pandangan gue masalah pacaran kelewat batas itu gampangnya saat si cewek masih labil ya gitu deh, makanya jomblo aja enek wehehe... semoga kita tetep dalam lindunganNya

    ReplyDelete
  5. semoga kt terhindar dari perbuatan setan yg terkutuk...amin...

    ReplyDelete
  6. enakan jomblo. bakal terhindar dari gitu2an.__.

    ReplyDelete
  7. Untung gue Jombloh. Yah jadi taulah gimana ( ._.)

    ReplyDelete
  8. oke ini pin
    makanya semuanya itu moral lah yg membatasi. kalau semisal ada orang atheis yg melakukan tindakan asusila dan mereka gak takut dosa, kembali ke moral lg yang bisa membatasi

    Toh menurut saya bedanya manusia dan hewan itu cuma 2. Moral dan simbol

    ReplyDelete
  9. jaman sekarang kalo udah nyangkut soal cinta, emang banyak yg lupa diri dan cuma mentingin duniawi doang.

    ReplyDelete
  10. Yah... bersambung hmm.
    Naudzubillah yah amit-amit sampe kayak gitu, jaga diri aja deh sama yag terpenting kuatin iman :)

    ReplyDelete
  11. ini backsoundnya suara lo semua kan ya pin ?

    emang serem kalo liat remaja2 sekarang, paha diumbar2, kuntilanak udah lebih sopan dari abg sekarang

    ReplyDelete
  12. ini backsoundnya suara lo semua kan ya pin ?

    emang serem kalo liat remaja2 sekarang, paha diumbar2, kuntilanak udah lebih sopan dari abg sekarang

    ReplyDelete
  13. gue emang masih kecil, tapi tetep aja.. di kamus gue, gaada tuh yang namanya pelukpelukan sampe pegang pegangan! say no to thatt, ntar aje kalo udah resmi :b

    ReplyDelete
  14. kak kenapa foto soundcloudnya mangap terus, ga capek apa? #salah fokus

    ReplyDelete
  15. Kali ini gaya bahasanya pake saya2 ya..
    Agak gmna gitu jadinya..
    hehheeh..
    tapi nice post :)

    ReplyDelete
  16. Dont TRY THIS in HELL. Serem liat realita akhir ZAMAN. Penyesalan Selalu di BELAKANG, nice to KNOW YOU irvi

    ReplyDelete
  17. Cinta.. gampangnya dijadiin alasan buat nyoba-nyoba hal-hal yang sebenernya dilarang dan belum halal. Kekuatan iman bisa diliat dari sejauh mana cewek bisa jaga diri dan gak mengumbar-umbar keindahan tubuh. Juga sejauh mana para cowok bisa menghormati wanita dan menjaga nafsunya. :D ingat dosa !!

    ReplyDelete
  18. iyaya ? kenapa laki laki nggak pernah dibilang murahan ? kenapa harus cewenya ? paadahal cewe ini adalah pihak yang dirugikan tapi ini kalo kasus pemerkosaan sih..
    tapi kalo dalam masa pacaran yang artinya belum resmi tapi melakukan ya sama sama murahan + bajingan juga sih ..

    ReplyDelete
  19. Semoga para wanita itu semakin menyadari bahwa cinta itu jangan buta , jangan memberikan semuanya termasuk keperawanan cuma karena dasar cinta....

    dan buat yang lelaki...
    hey bertanggungjawablah atas apa yang pernah kau janjikan.

    ReplyDelete

Gih kasi komen. Asal jangan nyebelin, berbau SARA dan porno ye. Yang SPAMMING bakal gue HAPUS.

Makasi temen-temen. HAPPY BLOGGING! :*